Temuan ini mengusik asumsi lama dalam pelatihan AI: bahwa agen hanya belajar dari tugas yang diberikan. Di pulau simulasi, tanpa instruksi dan tanpa hadiah yang jelas, agen-agen Eko tetap bereksperimen, menjelajah, dan menciptakan maknanya sendiri — perilaku yang menyerupai bermain pada manusia dan hewan muda.

Implikasinya menarik untuk masa depan agen otonom: jika "bermain bebas" terbukti meningkatkan kemampuan menyelesaikan tugas nyata, maka sesi eksplorasi tanpa target bisa menjadi bagian dari resep pelatihan, bukan sekadar selingan. Tentu saja, makalah ini masih preprint dan perlu telaah sejawat, tapi idenya sudah cukup untuk membuat para peneliti membayangkan ulang cara agen belajar.

Sumber: TechCrunch
🔗 Baca sumber aslinya