Decisions API menandai pergeseran cara perusahaan memakai model AI: bukan lagi sekadar mengobrol lewat chatbot, melainkan mengambil ratusan keputusan kecil secara terstruktur dalam satu panggilan — misalnya menentukan kategori tiket dukungan, mengarahkan permintaan ke tim yang tepat, atau memberi skor risiko. Kecepatan dan harga input saja menjadi kunci di sini, karena keputusan-keputusan seperti itu terjadi dalam volume besar setiap hari.

Langkah OpenAI ini juga dibaca sebagai jawaban atas TypeSafe, startup di balik model Jev yang lebih dulu menciptakan kategori "decision model". Persaingan di ceruk ini menunjukkan bahwa masa depan model AI bukan hanya soal menjawab pertanyaan, tapi soal memutuskan dengan cepat, konsisten, dan murah.

Sumber: Search Engine Watch
🔗 Baca sumber aslinya