Langkah ini mempertemukan dua karakter yang berbeda: Bose yang identik dengan audio premium dan peredam bising kelas atas, dengan Skullcandy yang tumbuh lewat gaya hidup anak muda, warna berani, dan harga yang lebih terjangkau. Dengan mempertahankan Skullcandy sebagai brand terpisah, Bose bisa memperluas pasar tanpa mengaburkan identitas premiumnya sendiri.
Bagi konsumen, akuisisi ini membuka kemungkinan kolaborasi teknologi yang lebih dalam: pengalaman tuning Bose yang selama ini hadir lewat program Sound by Bose berpotensi masuk lebih jauh ke lini produk Skullcandy, sementara Skullcandy memberi Bose jalur distribusi ke segmen muda yang sulit dijangkau merek premium.
Sumber: Engadget
🔗 Baca sumber aslinya


