BioWare bukan studio sembarangan: selama tiga dekade, karya-karyanya menetapkan standar penceritaan dalam game role-playing, dari Baldur Gate di era 1990-an hingga trilogi Mass Effect yang dipuja penggemarnya. Penutupan ini menandai berakhirnya salah satu nama paling berpengaruh dalam sejarah game, dan memicu gelombang duka sekaligus kekhawatiran soal nasib waralaba yang ditinggalkannya.
Di balik keputusan ini terbaca strategi EA yang makin tajam: berkonsentrasi pada waralaba yang sudah terbukti menghasilkan — olahraga, tembak-tembakan, dan Star Wars — sambil memangkas proyek yang dianggap berisiko. Bagi penggemar Mass Effect, kabar pembatalan sekuelnya terasa seperti pintu yang tertutup, setidaknya untuk masa yang bisa diperkirakan.
Sumber: GamesHub (laporan asli Bloomberg, 21 Okt)
🔗 Baca sumber aslinya


